Informasi Manajemen dalam Meningkatkan Layanan Pendidikan
Pendidikan merupakan sektor vital bagi suatu negara. Pendidikan yang berkualitas berperan aktif terhadap kemajuan negara. Semua orang mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan dengan layak. Pemerintah dalam hal ini bertanggung jawab penuh terhadap kemauan pendidikan. Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang pendidikan. Sistem merupan wahana untuk mengontrol manusia dan disini di implementasikan kedalam dunia pendidikan dipadu dengan informasi yang bermanfaat serta di manage dengan luar biasa ciamik akan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan layanan pendidikan.
Disini di ungkap rahasia bagaimana sisitem informasi manajemen dalam meningkatkan layanan pendidikan.
CHECK THIS OUT !!!
Dalam meningkatkan layanan pendidikan, fungsi sistem informasi
manajemen adalah suatu kegiatan formal dalam hal mengumpulkan, mengolah
dan menyebarkan informasi kepada orang-orang yang tepat dalam suatu
organisasi. Lembaga pendidikan dikatakan berhasil apabila mampu memenuhi
semua kebutuhan pelanggan (siswa, guru, orang tua, dan masyarakat). Dalam
hal layanan informasi, lembaga pendidikan harus mampu memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, mudah didapatkan secara efektif dan
efisisen yang akan berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan.
Dalam memenuhi semua kebutuhan pelanggan dalam hal informasi,
lembaga pendidikan memanfaatkan sistem informasi manajemen sebagai
penunjang layanan. Secara sederhana sistem informasi manajemen merupakan
sarana yang tepat yang dapat mengantarkan organisasi informasi
mengkoordinasikan segenap aspek kebutuhan pelanggan.
Sebagai pihak yang menerima layanan pendidikan, Pelanggan utama
layanan pendidikan adalah siswa. Sedangkan produk adalah peluang
pembelajaran (learning Opportunity) yang harus tercapai keperluannya, yang
elemen-elemennya adalah kurikulum dan sumber daya pembelajaran.38 Akan
tetapi, dalam dunia pendidikan laynan terbaik (exellence Service) tidak cukup
hanya diberikan kepada siswa atau orang tua siswa saja sebagai pelanggan
eksternal, layanan terbaikpun juga harus diberikan kepada para staff guru dan
pegawai sebagai pelanggan internal. Mereka dapat lebih optimal dalam
bekerjasama (collaboration through people) sehingga akan memberi dampak
terhadap mutu layanan yang akan diberikan.
Layanan informasi pendidikan merupakan upaya pencapaian suatu
kepuasan pelanggan, dengan cara memenuhi kebutuhan semua pelanggan serta
mengadakan perbaikan dan pengembangan secara terus menerus atas layanan
yang diberikan. Dalam upaya pencapaian kepuasan pelanggan secara tidak
langsung dibutuhkan wadah berupa sistem informasi manajemen. Dengan
memeiliki sistem informasi manajemen berarti lembaga pendidikan telah
memanfaatkan teknologi informasi (TI) yang berfungsi sebagai menyampaikan informasi secara efektif dan efisien sesuai kebutuhan perbaikan dan
pengembangan.
Dengan memanfaatkan TI lembaga pendidikan dapat menggunakan
sebagai metode, media, dan sumber belajar untuk menunjang kemudahan
akses dan pemerataan pendidikan sehingga memunculkan konsep dan strategi
baru yang kemudian diterapkan dalam praktik oleh beberapa lembaga
pendidikan yang mempunyai peluang untuk memanfaatkan konsep dan
strategi tersebut.
Lembaga pendidikan melihat bahwa TI merupakan alat yang sangat
menarik untuk membuat oprasional organisasi lebih efisien, artinya sistem
informasi manajemen merupakan salah satu fasilitas lembaga pendidikan yang
lebih tepat dalam melayani pelanggan dan memuaskan pemilik lembaga
pendidikan tersebut (share holder).
Dengan adanya sistem informasi manajemen, informasi yang ada
tersusun dengan baik, sehingga sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Akibatnya organisasi informasi pada sebuah lembaga dapat bekerja dengan
baik, karena didukung oleh akurasi yang diterima pelanggan. Artinya sistem
informasi manajemen mempunyai peran signifikan, karena dapat membantu
menyajikan data yang akurat, cepat dan fleksibel. Dengan demikian secara
otomatis sistem informasi manajemen dalam memberikan layanan pada para
pengguna jasa pendidikan dapat membantu dalam memberikan informasi pada
pihak yang berkepentingan secara cepat, tepat sasaran berdasarkan
informasiyang terintegrasi dalam sistem informasi manajemen.Pada umumnya sistem informasi manajemen yang diterapkan dalam
manajemen pendidikan antara lain; sistem informasi keuangan, sistem
informasi sarana prasarana, sistem informasi kurikulum, sistem informasi
kesiwaan,dan lain-lain. Mengingat bahwa pendidikan adalah organisasi yang
bergerak pada bidang jasa, dan penelitian ini menjelaskan tentang layanan
pendidikan yang terfokus pada kepuasan pelanggan, maka fungsionalisasi
manajemen yang diuraikan akan menekankan bagaimana sebuah jasa
pendidikan dapat disajikan, disampaikan, dan digunakan oleh pelanggan
melalui pelayanan pendidikan sebagaimana lingkup manajemen, yaitu mulai
proses perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, sampai dengan evaluasi.
Peran sistem informasi manajemen juga akan diposisiskan pada tiga wilayah
diatas, ketiga fungsi ini menjadi satu cakupan yang harus dikoordinir oleh para
pengelola informasi yaitu organisasi informasi, kuncinya adalah pemanfaatan
sistem informasi secara baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar